Baru-baru
ini publik digencarkan dengan penyakit radang selaput otak atau meningitis yang
menimpa salah satu komedian kondang tersohor negeri yakni Olga Syahputra.
Penyakit yang saat ini menimpanya, memaksa komedian yang khas dengan gaya
kemayunya ini harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif
selama berbulan-bulan dan akhirnya beliau sudah di takdirkan untuk menghadap
sang Ilahi. Olga Syahputra meninggal dunia di Rumah Sakit Mount Elizabeth
Singapura, Jumat (27/3/2015) dan di semayamkan hari sabtu (28/3/2015) kemarin
di TPU Malaka di Jakarta Timur. Kabar tumbangnya kesehatan dari olga ini sempat
membuat penyakit yang dideritanya menjadi bahan pembicaraan dan momok yang
cukup dikhawatirkan dibidang kesehatan. Dan berikut merupakan ulasan tentang
penyakit Meningitis (radang selaput otak)
 |
| Ilustrasi: gejala penyakit meningitis |
Penyakit Meningitis
Meningitis adalah
gejala peradangan yang mengenai lapisan selaput pelindung jaringan otak dan
sumsum tulang belakang yang juga menimbulkan eksudasi berupa pus atau serosa
yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Penyakit ini dapat disebabkan oleh
mikroorganisme, kanker, jamur, luka fisik, obat-obatan tertentu yang dikonsumsi
oleh pasien dan parasit yang menyebar kedalam darah dan melebur kecairan otak.
Penyakit ini dikategorikan sebagai penyakit serius yang harus segera
mendapatkan penanganan, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak
dan tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan gerak, pikiran dan
bahkan berujung pada kematian.
Untuk itulah
pasien yang didiagnosa menderita meningitis dianjurkan untuk melakukan
pemeriksaan yang lebih lanjut, baik meningitis yang dideritanya disebabkan oleh
bakteri, virus maupun jamur. Hal ini diperlukan untuk tindakan pengobatannya,
karena masing-masing penyakit meningitis akan mendapatkan therapy yang sesuai
dengan penyebabnya.
Jenis-Jenis Penyakit Meningitis
Dilihat dari
jenisnya ada 2 jenis utama penyakit meningitis yakni :
1.
Meningitis Viral. Penyakit meningitis viral ini biasanya tidak menyababkan
penyakit serius. Dalam kondisi yang parah, penyakit meningitis jenis ini dapat
menyebabkan panas demam berkepanjang disertai dengan kejang-kenjang.
2.
Meningitis Bakteri. Penyakit meningitis bakteri ini tidak bisa dianggap
sepele, karena meningitis yang disebabkan oleh bakteri begitu serius dan harus
mendapatkan perawatan serta pengobatan yang serius untuk mencegah kerusakan
otak dan keluhan tubuh yang berkelanjutan yang akhirnya beresiko pada kematian.
Penyebab Penyakit Meningitis
Pada
dasarnya penyakit meningitis ini disebabkan oleh paparan virus tidak berbahaya
dan akan pulih tanpa perawatan dan pengobatan yang spesifik. Hanya saja,
meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat menyebabkan kondisi yang serius,
seperti misalkan kerusakan yang terjadi pada otak, hilanganya kemampuan
belajar, berkurangnya kemampuan mendengar dan bahkan dapat menyebabkan resiko
kematian. Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh jamur, biasanya amat jarang
terjadi, jenis ini umumnya diderita oleh pasien yang menderita kerusakan daya
tahan tubuh (sistem immun) seperti halnya penderita AIDS.
Bakteri yang Dapat Mengakibatkan Serangan Meningitis
Diantanya :
1.
Streptococcus Pneumoniae (pneumococcus)
Bakteri
Streptococcus Pneumoniae (pneumococcus) adalah salah satu bakteri penyebab
meningitis terbanyak yang menyerang bayi dan anak-anak. Jenis bakteri ini juga
dapat menyebabkan infeksi paru (pneumonia), telinga dan bagian rongga hidung
(sinusitis).
2. Neisseria
Meningitidis (meningococcus)
Menurut
sumber yang didapat bakteri jenis ini disebutkan sebagai bakteri penyebab
terbanyak kedua setelah bakteri Streptococcus pneumoniae yang menjadi sumber
bakteri penyebab meningitis. Meningitis yang disebabkan oleh bakteri ini
terjadi akibat adanya infeksi yang menyerang saluran pernafasan dibagian atas
yang selanjutya bakteri masuk ke dalam peredaran darah dan berjalan menuju
otak, sehingga menjadi penyebab timbulnya meningitis. Infeksi akibat serangan
bakteri ini amat beresiko karena dapat menyebabkan kematian hanya dalam jangka
waktu 24 hingga 48 jam.
3.
Haemophilus Influenzae (haemophilus)
Bakteri
Haemophilus influenzae type b adalah jenis bakteri yang menyebabkan infeksi
pernafasan bagian atas dan telinga bagian dalam serta sinusitis. Infeksi yang
ditimbulkan dari bakteri jenis ini bisa diatasi dengan pemberian vaksin (Hib
vaccine).
4. Listeria
Monocytogenes (listeria)
Bakteri
penyebab meningitis ini umumnya dapat dijumpai dibanyak tempat, bahkan pada
makanan yang telah tercampur dengan bakteri ini. Bakteri listeria ini berasal
dari hewan yang dipelihara dan makanan yang memiliki potensi terkontaminasi
bakteri dengan jenis listeria adalah keju, hot dog dan daging sandwich.
5.
Staphylococcus Aureus dan Mycobacterium Tuberculosis
Bakteri
penyebab meningitis lainnya adalah bakteri Staphylococcus Aureus dan
Mycobacterium Tuberculosis, yang merupakan salah satu penyebab TBC.
Gejala yang terjadi pada penderita penyakit Meningitis
Untuk memastikan seseorang terserang penyakit
meningitis atau tidak, maka perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Namun
beberapa gejala yang di timbulkan bagi yang terinfeksi penyakit meningitis di
antaranya
Tanda-tanda
yang terjadi pada anak-anak adalah:
- Mereka mungkin merasa gelisah,
tapi tidak ingin disentuh
- Demam tinggi dengan tangan dan
kaki terasa dingin
- Menangis secara terus menerus
- Terlihat bingung dan kurang
responsif
- Beberapa anak akan mudah
mengantuk dan sulit dibangunkan
- Mungkin ada ruam merah yang
tidak hilang ketika gelas digulirkan dengan sedikit ditekan di atasnya
Adapun
gejala meningitis yang terja padaorang dewasa, meliputi:
- Muntah-muntah
- Sakit kepala parah
- Leher kaku
- Demam dengan tinggi suhu 38°C
atau lebih
- Napas cepat
- Sensitif terhadap cahaya atau
fotofobia
- Ruam kulit berupa bintik-bintik
merah yang tersebar (tidak terjadi pada semua orang)
Terdapat
kemungkinan bahwa tidak semua orang akan mengalami semua gejala-gejala di atas.
Apabila mengalami gejala-gejala diatas segera pemeriksa ke dokter untuk
mengetahui apakah terserang penyakit meningitis atau tidak.
Apakah Penyakit Meningitis Ini Menular?
Menurut para
ahli dokter yang pernah meneliti penyakit ini bisa menular. Penyakit minigitis
ini penularannya mudah, penularan ini bisa disebabkan oleh mikroorganisme,
bakteri, virus dan jamur. Jika tidak disembuhkan sejak usia dini maka
dikhawatirkan akan mengakibatkan keluhan tubuh yang lebih fatal,
diantaranya seperti lumpuh ataupun gangguan mental. Adapun media yang
dapat menjadi bagian penularan penyakit meningitis ini adalah melalui ingus dan
cairan ludah saat bersin, tertawa ataupun berbicara. Dan media lainnya yang
menjadi media penularan penyakit meningitis ini bisa terjadi pada gelas, piring
dan peralatan makan yang digunakan si penderita. Selain itu handuk dan tisu
juga bisa menjadi media penularan, untuk itu sebaiknya berhati-hati.
Penanganan Penyakit Meningitis
Ketika
gejala-gejala diatas dirasakan, sebaiknya pasien mendapatkan penanganan medis
oleh dokter, fungsi lumbal merupakan tes laboratorium yang amat penting untuk
penyakit meningitis. Hal ini juga disebut dengan spinal tap. Nantinya pasien
akan diperiksa lebih dalam dan sampel cairan akan diambil dari dalam tulang
belakang dan diuji untuk diperiksa apakah mengandung organisme yang menyebabkan
penyakit. Selain itu, dokter juga akan melakukan tes lainnya, seperti tes
darah, CT scan dan masih banyak lagi.
Pencegahan Penyakit Meningitis
- Menjaga dan Meningkatkan
Kebersihan. Tranmisi penyakit meningitis ini dapat dicegah dengan
meningkatkan tingkat kebersihan antara orang-orang dengan resiko infeksi
dan diantara mereka yang mungkin menyebarkan penyakit. Hal yang paling
penting adalah menjaga kebersihan tangan, karena tangan adalah media yang
paling beresiko untuk menularkan virus dan bakteri. Untuk itu biasakan
mencuci tangan dengan menggunakan sabun antikuman dan bilas dengan air
yang mengalir.
- Hindari Berbagi
Peralatan. Berbagi peralatan seperti menggunakan piring, gelas, sedotan,
handuk dan peralatan lain yang sama dengan si penderita akan memudahkan
penyebaran bakteri meningitis, untuk itu hidari berbagi peralatan dengan
penderita untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis.
- Tutuplah Hidung dan mulut saat
bersin.
- Konsumsi antibiotik saat sedang
bersama-sama dengan orang yang terjangkit virus. Hal ini merupakan
pencegahan terhadap bagaiamana mudahnya virus meningitis menyebar.
Meningitis
atau radang selaput otak adalah penyakit menular. Kuman yang menyebabkan
penyakit meningitis ini dapat ditularkan dari satu orang ke orang lainnya
melaui batuk dan kontak pada jarak yang dekat. Untuk itu penting sekali untuk
segera pergi kedokter jika gejala-gejala meningitis dirasakan oleh anda dan
orang-orang terdekat anda. Karena hanya dokter yang dapat menentukan apakah
penyebab meningitis yang anda derita. Karena setiap penyebab meningitis
mendapatkan penanganan dan therapy yang berbeda. Penyakit meningitis yang
disebabkan oleh bakteri dapat mematikan jika tidak segera diobati. Itulah dia
pengetahuan lengkap mengenai penyakit meningitis atau radang selaput otak,
semoga bermanfaat.